Asyiknya Jadi Panitia Lomba 17an Di Homeschooling Persada

Tgl Aktivitas: Aug 2017 Tempat: Peserta: Siswa Homeschooling Persada

Tradisi perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 Agustus setiap tahunnya selalu diwarnai dengan berbagai kemeriahan khas yang digelar segenap kalangan masyarakat sebagai bagian dari syukur pada Sang Khalik. Upacara bendera, karnaval, dan tak ketinggalan pula berbagai lomba unik diadakan untuk menghangatkan semangat kebersamaan antar warga.  Tentu saja  civitas Homeschooling Persada, Jatibening Baru, Bekasi; pun tak mau ketinggalan unjuk kreatifitas dalam selebrasi nasional ini.

Pada Rabu (23/8) dari pagi sampai tengah hari,  para  homeschooler  lintas jenjang dengan penuh semangat mengikuti rangkaian lomba yang kali ini dikelola oleh kakak-kakak mereka dari  Kelas 9- 12  yang bertindak selaku panitia inti didampingi  guru-guru mereka dariTim Guru PKBM ‘Tamansari Persada’. Sebelumnya mereka semua mengikuti upacara pembukaan yang diisi dengan menyanyikan bersama lagu kebangsaan, lagu nasional, dan menyimak berbagai sambutan.

Selesai upacara, panitia HUT RI (Panhut) pun bergegas melaksanakan tugas masing-masing dari mulai melakukan pendaftaran peserta berbagai lomba, menyiapkan peralatan sampai memandu jalannya setiap lomba hingga selesai, memasak bakwan sayur dan menyiapkan es jeli untuk kudapan saat rehat, dan membereskan ruangan saat acara berakhir. Bahkan para anggota Panhut ini telah mulai berkiprah beberapa hari sebelum hari H, lho …homeschooling; homeschooling persada; homeschooling jakarta; rumah belajar; rumah belajar persada

Ada anggota Panhut yang bertugas belanja bahan-bahan untuk membuat bakwan sayur dan es jeli ke pasar tradisional didampingi guru pembimbing, ada juga yang kebagian mendekorasi arena lomba dan membuat berbagai peralatan yang dibutuhkan. Pada saat acara dilaksanakan, anggota Panhut seksi keamanan bekerja menenangkan adik-adik kelas yang berlarian dan menertibkan mereka agar tak sampai tertabrak teman-teman yang tengah berlomba, sementara anggota seksi kebersihan dengan rajin menyapu kertas-kertas atau pernik lomba yang berceceran mengotori lantai.

Mereka bertugas dengan giat sambil tetap ceria bercanda dengan sesama teman, sesekali menggoda adik-adik kelas mereka dan tertawa lepas melihat peserta balap karung yang sempat terjatuh  atau kelompok tarik tambang yang bergelimpangan saking semangatnya mengerahkan tenaga untuk menarik kelompok lawan agar melewati batas aman. Tanpa segan bergantian mereka memotivasi adik-adik kelas  untuk  adu cepat menghabiskan kerupuk-kerupuk yang tergantung pada seutas tali sejajar wajah.

Kegembiraan yang sangat kental toh tak membuat mereka lupa waktu, apalagi ada guru-guru yang rajin mengingatkan soal itu. Momen lomba tradisional peringatan HUT RI ke-72 pun berakhir dengan baik berkat kekompakan antara Panhut dengan para pembimbing.

Keterlibatan para  homeschooler  dalam berbagai aktifitas pengelolaan lomba, selain untuk memberi mereka kesempatan meraih nilai-nilai terbaik lintas bidang pelajaran juga merupakan bagian dari edukasi pembentukan karakter. Emile Durkheim dalam Ratna.S (1990:24-34) menyebutkan tiga faktor pembentuk kedisiplinan yaitu tanggung jawab, harapan diri, dan harapan orang lain.

Pemberian tanggung jawab mengelola lomba pada para  homeschooler  diharapkan dapat mendorong mereka berusaha semaksimal mungkin untuk memikul tanggung jawab tersebut, merangsang mereka agar mampu mengatur diri sendiri hinggabisa menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan dengan sebaik-sebaiknya, dan membuat mereka bisa menginspirasi teman-teman di sekitar agar bisa pula bertanggungjawab sesuai tugas yang diterima.

Pemenuhan tugas-tugas tersebut pada akhirnya ditujukan untuk memenuhi harapan diri sendiri dan harapan orang lain, dalam hal ini para guru dan teman-teman sesama  homeschooler  lintas jenjang pendidikan. Rasa gembira, puas, dan bersyukur yang diperoleh sesudah menjalani rangkaian prosesnya inilah yang bila dikelola secara berkesinambungan, maka kelak akan membuahkan kedisiplinan sejati. Sebuah keteraturan bersikap yang menyenangkan hati.
homeschooling | homeschooling | homeschooling | homeschooling | homeschooling | homeschooling | homeschooling | homeschooling | homeschooling | homeschooling | homeschooling | homeschooling | homeschooling | homeschooling | homeschooling | homeschooling  | homeschooling | homeschooling | homeschooling | homeschooling  | homeschooling bekasi | homeschooling Bekasi | homeschooling Bekasi | homeschooling bekasi| homeschooling bekasi | homeschooling bekasi | homeschooling Jakarta | homeschooling Jakarta | homeschooling Jakarta | homeschooling jakarta | homeschooling jakarta | homeschooling Jakarta | homeschooling Jakarta | homeschooling jakarta | homeschooling jakarta | homeschooling jakarta | rumah belajar | rumah belajar | rumah belajar | rumah belajar | rumah belajar | rumah belajar | rumah belajar | rumah belajar | rumah belajar | rumah belajar | rumah belajar | rumah belajar | rumah belajar  | rumah belajar | rumah belajar | rumah belajar | rumah belajar |rumah belajar jakarta | rumah belajar jakarta | rumah belajar jakarta | rumah belajar Jakarta | rumah belajar Jakarta | rumah belajar Jakarta | rumah belajar Jakarta