Menumbuhkan Kewirausahaan Anak Homeschooling Persada Dengan Pasar Rakyat

Narasumber:

Ada banyak definisi tentang kewirausahaan yang pada dasarnya bertumpu pada keberanian untuk mencoba berbagai hal baru sekaligus siap menanggung resiko baik maupun buruk atas keberanian mencoba tersebut. Bila terkait dengan edukasi anak usia sekolah, maka lebih pas kewirausahaan dijabarkan sebagai ‘sebuah proses kreatif (mengerjakan sesuatu yang baru) dan inovatif ( berbeda dari yang sudah ada sebelumnya)’.

Sejalan dengan definisi tersebut di atas, pendidikan kewirausahaan anak pun diselenggarakan untuk meraih berbagai tujuan yang dalam jangka panjang diharapkan dapat menjadi bagian dari pembangunan karakter tangguh, mandiri, dan berbahagia. Di Homeschooling Persada, Jatibening Baru (Bekasi), pendidikan kewirausahaan dilakukan salah satunya lewat agenda Pasar Rakyat yang sebelumnya bernama  Market Day; pengubahan nama dimaksudkan untuk memperkuat nuansa budaya lokal dalam aktifitas edukatif itu.

Semua anak didik lintas jenjang dikondisikan untuk merencanakan, merealisasikan rencana dengan berbagai tahapannya, dan menggelar Pasar Rakyat pada hari yang ditentukan; yaitu bertepatan dengan hari pembagian buku rapor pendidikan di akhir setiap semester ganjil tahun ajaran berjalan. Para guru pembimbing dari Tim PKBM ‘Tamansari Persada’ akan mendampingi siswa-siswa mereka merumuskan rencana dan meralisasikannya.

Kegiatan berdagang hasil karya sendiri, dari mulai berbagai kerajinan tangan  sampai aneka sajian kuliner, merupakan primadona yang selalu dinantikan oleh para  homeschooler  lintas jenjang dengan antusiasme yang tinggi. Merancang produk yang akan dijual, berbelanja bahan baku, dan membuat lalu menjualnya di Hari H dikerjakan secara berkelompok dengan penuh semangat. Hal itu terlihat pada ekspresi mayoritas para  homeschooler  saat berkeliling mempromosikan produk mereka pada para pengunjung dan kesungguhan mereka melayani para pembeli yang datang ke stan. Semua terlihat gembira dan persisten dalam berusaha membuat dagangan mereka laku terjual.

Geoffrey G Meredith (2000) mendefinisikan sejumlah karakter yang melekat pada diri seorang wirausahawan; yakni percaya diri, berorientasi pada tugas dan hasil, berani mengambil resiko, berjiwa pemimpin, berorientasi ke masa depan, serta memiliki orisinilitas. Paduan karakter yang diperlukan oleh setiap orang untuk menjadi pemenang dalam menjalani kehidupan .

Agenda Pasar Rakyat pada akhirnya merupakan perwujudan doa dari para guru yang berharap semua anak didik mereka bisa menjadi pemenang dalam kehidupan yang jalannya terserah pada pilihan mereka masing-masing sejalan dengan peningkatan kualitas kepribadian dan kemampuan usaha yang dimiliki.